Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
e-Produk
KRPL
Tikus
UPBS BP2TP
banner2
Pengenalan Ayam KUB

Galeri Foto

Berita
VUB Kedelai Diminati Kelompok Tani Semin PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Kusnoto, S.Sos   
Jumat, 16 Mei 2014 07:53

Produksi Benih kedelai yang dihasilkan oleh Kelompok Tani Dadi Makmur beberapa varietas kedelai diminati petani karena memiliki produksi tinggi dan tahan kekeringan.  Hal tersebut diungkapkan Ngatini Ketua Kelompok Tani Dadi Makmur pada saat Temu Lapang. PTT dan produksi benih kedelai yang diperkenalkan oleh Badan Litbang Pertanian melalui Balitkabi dan pendampingan dari BPTP Yogyakarta, dengan produktivitas diatas rata-rata varietas lokal Ketek putih yang sudah eksis di wilayah Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul.

Temu Lapang dilaksanakan pada hari Selasa (13/5) di Dusun Bendungan, Desa Sumberejo, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul. Peserta Temu Lapang sebanyak 170 orang terdiri dari Dinas dan instansi terkait yaitu Dinas Pertanian DIY, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gunungkidul, BP2KP Kabupaten Gunungkidul, Penyuluh BPP Kecamatan Semin, Muspika Kecamatan Semin (kecamatan, Koramil, Polsek) dan anggota kelompok tani pembudidaya dan penangkar benih kedelai dari KT. Dadi Makmur, Dadi Mulyo, Ngudi Mulyo dan Ngudi Raharjo Dusun Bendungan dan Sambirobyong, Desa Sumberejo, Kecamatan Semin. Tujuan Temu Lapang adalah (1) Menginformasikan penerapan inovasi teknologi varietas unggul Kedelai melalui pendekatan PTT, (2) Menginformasikan teknologi produksi benih Kedelai, (3) Mempercepat proses adopsi inovasi teknologi penggunaan varietas unggul Kedelai yaitu: Argomulyo, Kaba, Dering 1, Gema dan Wilis melalui pendekatan PTT. Materi Temu Lapang adalah: (1) Display PTT Kedelai produk Badan Litbang (Argomulyo, Kaba, Dering 1 dan Gema) seluas 1 ha, (2) Pendampingan produksi benih kedelai varietas Wilis seluas 2,5 ha dan (3) Panen kedelai kegiatan display Pendampingan PTT Kedelai. Hasil produksi Display VUB Kedelai yaitu: Argomulyo 10,75 – 28,31 ku/ha, Kaba 24,21 ku/ha, Dering 1 26,57 ku/ha, Gema 10,63 – 15,53 ku/ha dan Wilis 10,00 ku/ha.

Sambutan Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Gunungkidul diwakili oleh Suroto, SP mengatakan bahwa Temu lapang PTT dan Pruduksi Benih Kedelai ini memilih lokasi di Kecamatan Semin Kabupaten Gunungkidul sangat tepat karena Kecamatan Semin merupakan sentra produksi kedelai. Harapannya agar para petani di lokasi ini harus dapat melanjutkan dan melestarikan sistem PTT kedelai dan produksi benih kedelai dan  inovasi teknologi dapat dilestarikan dan ditularkan kepada petani yang lain. Agar produktivitas budidaya dan perbenihan kedelai di daerah Kabupaten Gunungkidul dapat ditingkatkan  untuk mempertahankan predikat sebagai sentra produksi kedelai di DIY.

Kepala BPTP Yogyakarta yang diwakili Kasi KSPP Sinung Rustijarno, SPi. MSi mengatakan bahwa  pendampingan PTT dan Produksi Benih Kedelai oleh BPTP Yogyakarta merupakan mandat dari Badan Litbang Pertanian untuk mengawal inovasi teknol;ogi kedelai agar produktivitas dan intensifikasi budidaya kedelai menuju swasembada dapat tercapai. Display VUB kedelai Argomulyo, Kaba, Dering 1, Gema dan Wilis yang diperkenalkan dalam PTT dan Produksi Benih Kedelai ini harapannya dapat disebarluaskan kepada petani lain di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Sambutan dari Balitkabi Malang mewakili Badan Litbang Pertanian oleh Profesor Marwoto mengapresiasi hasil yang sudah dicapai melalui kerjasama dan kemitraan yang terjalin baik melalui kegiatan pendampingan. Selanjutnya dikatakan bahwa petani pelaksana kegiatan PTT dan produksi benih kedelai harus dapat melanjutkan inovasi teknologi yang sudah diperkenalkan oleh BPTP Yogyakarta melalui penerapan komponen  dasar dan komponen pendukung PTT  kedelai, mampu menyebarluaskan inovasi teknologi ke petani di sekitarnya agar produktivitas dan intensifikasi kedelai tercapai dan para petani mendapat nilai tambah hasil usahatani kedelai melalui kegiatan produksi benih.

LAST_UPDATED2
 
Laboratorium Lapang Agribisnis Sapi Potong PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Administrator   
Rabu, 14 Mei 2014 09:47

Pendampingan  BPTP Yogyakarta dalam pembibitan dan penggemukan sapi potong di Yogyakarta dilakukan melalui Laboratorium Lapang  di dua berlokasi di Kabupaten Bantul. Pendampingan dilakukan bersama-sama dinas terkait, Kelompok Tani Ngudi Mulyo Dusun Wonolelo, Depok, Pleret, Bantul dan Kelompok Makaryo di Grogol, Parangtritis, Ktetek, Bantul yang terpilih menjadi lokasi laboratorium lapang.

Teknologi yang diterapkan pada pendampingan pembibitan dan penggemukan sapi potong dengan perbaikan pakan induk sapi. Pemberian pakan induk sapi memanfaatkan hijauan gamal, perbaikan pakan induk bunting tua dengan hijauan leguminosa dan konsentrat, sedangkan pemberian pakan tambahan dilakukan pada pedet  dan sapi bakalan dengan memanfaatkan menir kedelai .

Hasil  penerapan teknologi yang diperoleh menunjukkan rerata pertambahan bobot badan induk yang diberi perbaikan pakan adalah 0,65 kg/hari;  rerata bobot lahir pedet pada perbaikan pakan induk bunting tua 28,35 kg dan rerata pertambahan bobot badan pada penggemukan sapi bakalan 0,70 kg/hari dengan keuntungan Rp 1.096.000/ekor/3 bulan. Harga sapi hasil penggemukan cukup tinggi karena penjualan dilakukan pada saat menjelang hari raya Idul Adha.

LAST_UPDATED2
 
Penerapan Kalender Tanam dalam Budidaya Sayuran PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Administrator   
Senin, 12 Mei 2014 10:02

Setiap tanaman memiliki sifat genetik yang berbeda, adaptasi masing-masing tanaman terhadap perubahan kondisi lingkungan tumbuh juga bervariasi. Untuk melakukan budidaya sayuran scara optimal petani harus bisa menentukan komoditi yang tepat dan sesuai dengan kondisi musim saat itu. Apabila tanam yang dibudidayakan tidak sesuai dengan kondisi lingkungan yang ada, maka keberadaan lingkungan bagi tanaman menjadi pembatas pada pencapaian produksi maksimum, bahkan bisa berakibat pada kegagalan produksi.

Mempelajari sifat genetik tanaman dan kondisi musim dapat dilakukan berdasarkan pengalaman namun membutuhkan waktu yang cukup panjang. Dengan kondisi tersebut dalam melakukan budidaya sayuran perlu menerapkan kalender tanam yang telah dikaji sesuai kondisi keadaan musim dan sifat genetik tanaman. Bagan kalender tanam sangat menguntungkan untuk menentukan pola bergiliran tanam komoditas, misalnya sayuran cabai rawit, cabai besar (lombok), tomat, terong dan timun.

Cara penggunaan kalender tanam dengan melihat susunan warna pada legenda. Contoh untuk budidaya cabai rawit. Penyemaian dilakukan pada minggu ke-1 bulan November, pada umur 21 hari (3 minggu) cabai ditanam dilahan/polybag pada awal bulan Desember yang merupakan musim hujan dengan kelembaban yang tinggi dan cukup baik bagi pertumbuhan vegetatif cabai. Menjelang pertumbuhan generatif atau masa berbunga pada minggu ke-2 bulan Februari intensitas air hujan sudah berkurang sehingga pertumbuhan bunga sebagai calon buah cabai tidak terganggu hingga panen.

KWT Kencana Asri, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Kraton, Yogyakarta merupakan kelompok M-KRPL yang telah menggunakan Kalender Tanam sebagai pedoman dalam penentuan pola tanam. Kalender tanam sangat mendukung keberhasilan dalam budidaya sayuran, sehingga kegiatan M-KRPL tetap berlanjut untuk produksi bibit dan tanaman sayuran.

LAST_UPDATED2
 
Kunjungan Ilmiah Universitas Bangka Belitung PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Kusnoto S. Sos   
Kamis, 08 Mei 2014 12:26

Kunjungan  ilmiah Universitas Bangka Belitung Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi ke BPTP Yogyakarta pada hari Selasa (6/5/2014) diikuti sebanyak 54 mahasiswa dan 3 dosen pembimbing pendamping. Tujuan wisata ilmiah ke BPTP Yogyakarta ini adalah memperkenalkan mahasiswa jurusan Agroteknologi Semester IV untuk melihat langsung institusi penelitian/pengkajian bidang pertanian  D.I. Yogyakarta. Dalam sambutan pengantarnya Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Bangka Belitung Kartika, SP. MSi. menyampaikan terima kasih kepada BPTP Yogyakarta yang telah bersedia menerima kunjungan ilmiah ini, agar mahasiswa jurusan Agroteknologi Semester IV ini  dapat melihat secara langsung keragaan inovasi dan menambah wawasan pengetahuan di bidang pengkajian teknologi pertanian spesifik lokasi di wilayah D.I. Yogyakarta.

Dalam sambutan penerimaan kunjungan tersebut Kepala BPTP Yogyakarta Dr. Sudarmaji mengatakan BPTP Yogyakarta merupakan UPT Pusat Kementerian Pertanian di D.I. Yogyakarta yang mempunyai tugas pokok melakukan pengkajian  teknologi pertanian spesifik lokasi  untuk masyarakat tani dan stakeholder diwilayah D.I. Yogyakarta. BPTP Yogyakarta berterima kasih atas kunjungan wisata ilmiah  dari Universitas Bangka Belitung, harapannya kedepan dapat diwujudkan  kerjasama untuk pengkajian maupun untuk mahasiswa melakukan PKL dan penelitian skripsi mahasiswa program studi agroteknologi.

Dalam paparan program BPTP 2014 yang disampaikan oleh Kasi KSPP Sinung Rustijarno, SPi. MSi. mengatakan bahwa keberhasilan BPTP Yogyakarta yang telah dicapai sudah cukup banyak diterima antara lain Juara II Institusi penelitian dan pengkajian di wilayah D.I. Yogyakarta, Juara I tahun 2013 dan 2014 Pameran  Potensi Daerah Kabupaten Sleman dan Juara I Pengelolaan Keuangan satker wilayah D.I.Yogyakarta. Tupoksi BPTP mensukseskan  4 program utama Kementerian Pertanian yang diimplementasikan melalui pelaksanaan pengkajian  sebanyak 24 kegiatan,didukung SDM fungsional Peneliti, Penyuluh dari  Kelji Sumberdaya, Kelji Budidaya, Kelji Pasca Panen dan Kelji Sosek Pertanian. Setelah pemaparan profil dan program BPTP Yogyakarta mahasiswa berkeliling mengunjungi UPBS(padi dan krisan), KBI (bawang merah dan ayam KUB) Visitor Plot, dan kebun SDG BPTP Yogyakarta, dan selanjutnya pimpinan rombongan mohon pamit untuk melanjutkan perjalanan ke UPTD Perbenihan Hortikultura Ngipiksari Kaliurang.

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com