Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Tikus
e-Produk
Proquest
100 Teknologi
Pengenalan Ayam KUB
KRPL

Galeri Foto

Berita
Bakti Sosial BPTP Yogyakarta Mendukung Bulan Bakti Agroinovasi PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Paul   
Senin, 11 Agustus 2014 09:35

Dalam rangka Bulan Bakti Agroinovasi memperingati ulang tahun Badan Litbang Pertanian ke-40,  BPTP Yogyakarta mengadakan kegiatan bakti sosial yang bertujuan untuk membantu sesama dan mengenalkan keberadaan dan aktivitas BPTP melalui kegiatan sosial kemasyarakatan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan BPTP Yogyakarta dengan melakukan kunjungan ke panti asuhan yaitu Panti Asuhan Diponegoro dan Panti Asuhan Darun Najah sebagai wujud  silaturohim dan  kepedulian kepada anak binaan panti.

Kunjungan dipimpin Ketua Dharma Wanita Persatuan BPTP Yogyakarta Ibu Siti Dewi Indrasari, MPS dan disambut oleh Bapak Sagir Ali selaku pengasuh Panti Asuhan Diponegoro. Bapak Sagir Ali menyampaikan terimakasih atas perhatian Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan BPTP Yogyakarta dan “semoga menjadi berkah bagi kita semua” ungkapnya. Adapun dalam kunjungan ini Persatuan Dharma Wanita BPTP Yogyakarta memberikan bantuan berupa sembako dan bantuan dana.

Kunjungan dilanjutkan ke Panti Asuhan Darun Najah dan  disambut oleh Pengurus Panti Asuhan Darun Najah,  Ustad Anggit Nur Setyo Prabowo . Beliau menyampaiakan“Semoga ini bukan menjadi yang pertama dan terakhir bagi kita, kami selaku pengurus Panti Asuhan Darun Najah mengucapkan terima kasih” ujarnya .

Ia menambahkan, Panti Asuhan ini baru berdiri 2012 silam dan anak-anak Panti Asuhan Darun Najah berjumlah sekitar 80 orang dengan latar belakang yang berbeda, baik anak yatim maupun yang berasal dari keluarga tidak mampu, keseharian kegiatan yang dilakukan adalah belajar dan bersekolah. “Sebagian anak-anak sudah ada yang bekerja dan berkeluarga, tetapi kami akan  terus mendidik anak-anak supaya terus melahirkan generasi yang berprestasi dan menjadi kebanggaan semuanya” pungkasnya seraya menyatakan terima kasihnya atas kunjungan dan santunan Dharma Wanita Persatuan BPTP Yogyakarta.

LAST_UPDATED2
 
Syawalan Keluarga Besar BPTP Yogyakarta Merayakan Idul Fitri 1435 H PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Sinung Rustijarno   
Senin, 04 Agustus 2014 13:15

Acara Syawalan Halal Bil Halal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1435 H dilaksanakan oleh Keluarga Besar BPTP Yogyakarta pada hari Senin (4/8) di Auditorium BPTP Yogyakarta.

Dr. Sudarmaji, Kepala BPTP Yogyakarta dalam sambutannya menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1435 H dan meminta keikhlasan kepada seluruh karyawan karyawati agar dapat saling memaafkan lahir dan batin serta memulai tugas dan bekerja dengan lebih baik lagi.

Selanjutnya dilakukan ikrar Halal bil Halal yang dipandu oleh Drs. Subagiyo dan diikuti semua hadirin. Bertindak sebagai pembicara Dr. H. Tulus Mustofa, Lc, MA dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang menyampaikan i’tibar tentang kesyukuran dalam menjalani Ramadhan dan pasca Ramadhan, hikmah Ramadhan untuk menajamkan fitrah kemanusiaan, makna kejujuran dan mengemban amanah, momentum Syawal untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah dan sebagai hamba yang taat senantiasa meminta pertolongan Allah SWT agar dijaga dari khilaf dan lalai baik dalam Hablum Minallah maupun Hablum Minannas.Penyampaian materi terasa menyejukkan dan khusyuk, selanjutnya acara ditutup dengan jabat tangan saling bermaafan dan ramah tamah.

LAST_UPDATED2
 
BPTP Yogyakarta Tambah Peneliti dan Penyuluh Baru PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Administrator   
Jumat, 18 Juli 2014 08:32

BPTP Yogyakarta pada tahun 2014 ini mendapat tambahan tiga orang peneliti baru dan satu orang penyuluh pertanian.  Tambahan peneliti dan penyuluh ini akan semakin memperkuat kinerja BPTP Yogyakarta dalam melakukan penelitian dan pengkajian  serta mendiseminasikan hasil kajian kepada stakeholders pada tahun-tahun yang akan datang. Keempat orang peneliti dan penyuluh tersebut sebelum diangkat menjadi fungsional telah aktif pula di berbagai kegiatan penelitian maupun penyuluhan di BPTP Yogyakarta.

Penyerahan Surat Keputusan dilakukan selepas melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional Rabu (17/7) disampaikan oleh Dr. Sudarmaji selaku Kepala BPTP Yogyakarta kepada para Peneliti Pertama Utomo Bimo Bekti, SP, Agung Iswadi, S.Si dan Eko Srihartanto. Selain itu, diserahkan pula Surat Keputusaan kenaikan pangkat kepada penyuluh atas nama Ir. Ari Widyastuti dari Pembina Tk. I  ke Pembina Utama.

Dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional bulan Juni lalu Kepala BPTP Yogyakarta telah menyerahkan Surat Keputusan Pengangkatan Penyuluh baru kepada Evy Pujiastuti, SP yang sebelumnya non fungsional diangkat menjadi Penyuluh Pertanian Pertama.

LAST_UPDATED2
 
Evaluasi Penerapan Kalender Tanam Terpadu Sebagai Dasar Rekomendasi Teknologi Padi, Jagung dan Kedelai PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Dra. Tarfuah   
Senin, 14 Juli 2014 10:32

Pemerintah Indonesia mencanangkan program swasembada dan swasembada berkelanjutan diantarnaya melalui program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) pada tahun 2014 menargetkan surplus beras 10 juta ton. Sebagai  implementasi langkah strategis, Kementerian Pertanian  melalui Permentan No. 45/2011 telah mengatur tata hubungan kerja dalam rangka mendukung P2BN. Berdasarkan Permentan tersebut beberapa tugas BPTP berkaitan dengan Antisipasi Dampak Perubahan Iklim meliputi : 1) Menyediakan rekomendasi teknologi spesifik lokasi sesuai usulan Dinas Teknis yang membidangi tanaman pangan; 2) Menyediakan kalender dan pola tanam menurut lokasi sentra produksi padi; 3) Menyediakan informasi dan teknologi adaptasi terhadap perubahan iklim.

Pada hari Kamis (10/7), BPTP Yogyakarta melaksanakan kegiatan Workshop “Evaluasi Penerapan Kalender Tanam Terpadu Sebagai Dasar Rekomendasi Teknologi Padi, Jagung dan Kedelai ”, bertempat di Auditorium BPTP Yogyakarta. Workshop diikuti oleh 70 orang peserta dari Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten se-DIY, BKPP DIY, Badan/Kantor Penyuluhan Tingkat Kabupaten (BKP3, BP2KP, KP4K), BMKG, UPTD BPTP Wonocatur, Koordinator Penyuluh seluruh BPP di DIY (56 BPP) serta peneliti dan penyuluh BPTP Yogyakarta.

Dr. Sudarmaji Kepala BPTP Yogyakarta dalam sambutannya mengatakan Kalender tanam (Katam) merupakan salah satu upaya penyampaian inovasi teknologi di bidang pertanian,  3 (tiga) unsur penting  ketugasan sesuai Permentan 45/2011 adalah : 1) Dinas Pertanian selaku dinas teknis yang mempunyai petani,  lahan dan kebijakan untuk produksi dan lain-lain; 2) Badan Penyuluhan selaku pendamping yang mengemban tugas  menyampaikan teknologi dan inovasi teknologi, serta melakukan bimbingan penerapan teknologi dan hal-hal yang terbaik yang harus dilakukan oleh  petani  dalam bidang  pertanian; 3) BPTP sebagai institusi sumber inovasi teknologi spesifik lokasi  bidang pertanian. Tiga unsur tersebut bahu membahu saling bersinergi melaksanakan tugas untuk  mencapai 4 target sukses yang telah ditetapkan Kementerian Pertanian. Beberapa hal terkait pelaksanaan Katam meliputi : 1) BPTP Yogyakarta telah mensodialisasikan Katam Terpadu sejak tahun 2012 ke seluruh BPP di DIY; 2) Bentuk diseminasi melalui website, poster katam, buku katam, aplikasi sms center dan aplikasi android; 3) Pada sosialisasi bulan Februari 2014 telah disampaikan Papan Informasi Katam ke seluruh BPP DIY. Selanjutnya disampaikan bahwa tujuan kegiatan workshop adalah : 1) Mengevaluasi sejauh mana rekomendasi Kalender Tanam Terpadu telah diterapkan dalam pendampingan teknologi PTT Padi, Jagung dan Kedelai dan 2) Mendapatkan umpan balik dari para penyuluh, mengidentifikasi permasalahan dan merumuskan rencana tindak lanjut dalam penyebarluasan rekomendasi Katam Terpadu.

Febrianty, M.Si., selaku koordinator Gugus Tugas Kalender Tanam Terpadu di BPTP Yogyakarta mengatakan bahwa Kalender Tanam Terpadu (Katam) adalah pedoman atau alat bantu yang memberikan informasi spasial dan tabular tentang prediksi musim, awal tanam, pola tanam, luas tanam potensial, wilayah rawan banjir dan kekeringan, potensi serangan OPT, serta rekomendasi dosis dan kebutuhan pupuk, varietas yang sesuai (pada lahan sawah) berdasarkan prediksi variabilitas dan perubahan iklim yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna (petani). Pemaparan materi workshop disampaikan oleh 7 (tujuh) narasumber dalam 2 sesi yaitu Sesi 1 (BMKG dan BKPP DIY) dan Sesi 2 (Dinas Pertanian Kabupaten Sleman, BKP3 Kabupaten Bantul, KP4K Kabupaten Kulon Progo, BP2KP Kabupaten Gunungkidul, Disperindagkoptan Kota Yogyakarta). Pemaparan materi terkait fenomena iklim (El Nino, La Nina, akurasi prediksi iklim, diseminasi informasi iklim), penguatan kelembagaan penyuluh (fasilitasi operasional penyuluh, Posluhdes, RDKK), dan pelaksanaan rekomendasi katam terpadu di 4 kabupaten dan 1 kota di DIY oleh masing-masing koordinator  penyuluh (Fhu, 2014).

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com