Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Aplikasi Balitbangtan
WBS
benih jebol
PPID Kementan
Proquest
100 Teknologi

Galeri Foto

Kalender Kegiatan

NOEVENTS



Manisan Terong PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Senin, 25 Agustus 2014 09:26

Tren makanan ringan di masyarakat saat ini semakin hari semakin banyak disukai, umumnya masyarakat lebih menyukai produk pengolahan buah menjadi makanan ringan dari pada harus mengkonsumsi buah mentahnya karena sifat bahan mentah yang mudah rusak, kerusakan ini disebabkan karena kandungan nutrien dan kadar air yang cukup tinggi. Untuk mengatasi hal itu maka perlu diadakan usaha pengolahan dan pengawetan, sehingga penyediaan bahan pangan yang mudah rusak dapat diperpanjang jangka waktunya dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, disamping untuk memperpanjang umur simpan, pengolahan juga dimaksudkan untuk menganekaragamkan produk pangan, meningkatkan nilai gizi dan daya guna bahan mentahnya.Terung termasuk salah satu sayuran dalam bentuk buah yang banyak digemari oleh berbagai kalangan, buah terung (Solanum melongena), tidak hanya enak dimasak tapi juga bisa digunakan untuk keperluan pengobatan.  Antosianin tidak hanya bersifat penawar racun dan pencegah mutasi gen, tetapi juga memiliki sifat-sifat terapi yang positif misalnya sebagai perawatan terhadap individu yang mengalami gangguan sirkulasi makanan dan untuk penyakit radang.

Bentuk olahan yang banyak hingga kini adalah terung dikonsumsi basah, umumnya masyarakat mengkonsumsi terung sebagai sayur. Untuk meningkatkan produk terung dalam bentuk olahan lain adalah terung diolah dalam bentuk kering/diolah menjadi keripik. Tanaman terung yang dipelihara dengan baik, akan mampu mencapai tingkat produksi yang berkisar antara 4 kg–5 kg/pohon. Sehingga, pada lahan seluas 1 hektar akan mampu dihasilkan buah terung sebanyak ± 90 ton.

Masalah yang sering dijumpai pada hasil olahan buah terung adalah daya patah yang tinggi sehingga produk hasil olahan menjadi sulit patah, hal ini disebabkan oleh karakteristik terung yang lunak seperti gabus (porous), sehingga perlu adanya penambahan bahan CaCl2 (Kalsium Khlorida)/kapur sirih  yang berfungsi untuk penggeras bahan sehingga produk olahan mempunyai tekstur yang lebih keras, daya patah rendah/ mudah patah. Selain itu perendaman CaCl2 juga akan mempertahankan tekstur terhadap suhu pemanasan bahkan dapat mengurangi kandungan minyak produk dan dapat memperbaiki kerenyahan produk akhir. Berikut cara membuat manisan terong:

A. Bahan yang digunakan adalah:

- Terung ungu 1 kg

-  Gula putih 600 gram

-  Asam sitrat 0,5 sdm

-  Kapur Sirih 5 gr/1 lt air

-  Air

C. Alat :
• Baskom Plastik
• Pisau
• Sendok Makan
• Kuali/Wajan
• Sutil
• Tampah/Nyiru Bambu
• Plastik

D. Cara membuat :

  1. Terong dibuang tangkainya dan di tusuk-tusuk dengan garpu;
  2. Rendam  dengan air kapur selama 10 jam (3 lt air/15 gr kapur);
  3. Cuci hingga bersih, lalu dipotong-potong;
  4. Masukkan terung ,gula dan asam sitrat dalam wajan, masak dengan api sedang/kecil.
  5. Setelah air habis,  lakukan pengadukan sampai agak kering.
  6. Jemur dengan matahari ± 3 hari atau bisa di oven.
  7. Lakukan pengemasan/komsumsi.

LAST_UPDATED2
 
Manisan Tomat PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Senin, 25 Agustus 2014 09:03

Tanaman tomat (Lycopersicon esculentum Mill) merupakan salah satu bagian tanaman hortikultura yang strategis dan tergolong sayuran kedua terbesar setelah kentang. Karena iklim Indonesia yang cocok untuk budidaya tomat maka tomat mudah dijangkau semua lapisan masyarakat. Di Indonesia penamaan tomat yang lebih dikenal adalah penamaan dagang, antara lain tomat ceri, tomat apel, tomat kentang, dan tomat keriting. Buah tomat mempunyai peranan penting dalam pemenuhan gizi masyarakat. Komposisi zat gizi yang terkandung di dalamnya cukup lengkap. Vitamin A dan C merupakan zat gizi yang jumlahnya cukup menonjol dalam buah tomat.

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita mengenal tomat sebagai buah, tetapi ada juga yang bilang tomat itu sayur, hal itu  tergantung penggunaannya. Tomat yang baik dikonsumsi adalah tomat merah karena mengandung vitamin C dan A lima kali lebih banyak dibandingkan tomat hijau sebab semakin matang tomat maka semakin kaya kandungan vitaminnya. Anak kecil sangat baik  sekali banyak makan tomat merah karena  penting untuk kesehatan matanya.

Buah Tomat bisa diolah menjadi produk olahan pangan, yang mempunyai nilai ekonomis tinggi dan mempunyai cita rasa, persis rasa kurma atau sering disebut produk olahan manisan tomat. Kebiasaan petani tomat kebanyakan menjualnya sebagai buah segar, begitu juga para pedagang sehingga kalau tidak laku atau harganya jatuh, buahnya banyak menjadi busuk dan diabuang begitu saja, sebagai sampah.

Secara nasional produksi tomat besar sekali, sehingga produk olahan manisan tomat ini juga bisa dijadikan peluang usaha, bagi masyarakat pedesaan, dalam upaya menambah pendapatannya karena proses pembuatannya yang sangat mudah dengan bahan baku yang murah dan mudah didapat.

B . Bahan :
• Tomat merah segar 4 kg (agak mengkal)
• Gula pasir ½ kg
• Gula merah ½ kg
• Kapur sirih 400 gram (± 4 sendok makan)
• Air secukupnya

C. Alat :
• Baskom Plastik
• Pisau
• Sendok Makan
• Kuali/Wajan
• Sutil
• Tampah/Nyiru Bambu
• Plastik

Plastik

D. Cara Membuat :

1. Pilih tomat dengan warna dan ukuran yang seragam, lalu cuci bersih.

2. Belah tomat menjadi 4 bagian, buang bijinya lalu rendam dalam air secukupnya yang telah ditambahkan kapur sirih (hingga terendam). Diamkan selama semalam, tiriskan dan cuci bersih. Pastikan daging tomat teksturnya agak keras.

3. Masak gula di dalam wajan dengan api kecil sampai meleleh.

4. Masukkan tomat sambil diaduk-aduk perlahan (jangan sampai tomat hancur) hingga gula larut dan agak mengering, angkat dan tiriskan. (Dibutuhkan waktu ± selama 1 jam)

5. Untuk mendapatkan hasil yang awet, keringkan (dijemur di bawah panas terik matahari ± selama 3 hari atau hingga tomat berwarna kecoklatan).

6. Manisan tomat siap dikemas/dikonsumsi.

Catatan :

  1. Pilih tomat merah yang agak mengkal agar hasil jadi manisan tidak hancur
  2. Untuk mendapatkan bentuk yang seragam, biasanya menggunakan  tomat cherry
  3. Saat menjemur, tutup tampah/nyiru dengan plastik untuk menghindari debu.
  4. Untuk hasil yang empuk dan kenyal, manisan tomat yang telah dijemur dapat di oven selama ± 15 menit.
  5. Dari 4 kg tomat mentah, setelah diolah biasanya hanya menghasilkan 8 ons.
LAST_UPDATED2
 
Pembuatan Abon Cabe PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Senin, 25 Agustus 2014 08:55

Cabai merah (Capsicum annum, L) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang mempunyai nilai ekonomis cukup tinggi. Tetapi karena kadar airnya yang tinggi maka cabe mudah mengalami kerusakan. Untuk itu diperlukan  teknologi khusus  dalam penanganannya,  sehingga dapat dihasilkan teknologi pengolahan abon cabe yang dapat meningkatkan daya simpan. Salah satu pengolahan cabe antara lain dengan membuat abon cabe.

Abon merupakan salah satu jenis lauk yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Selain praktis dan tahan lama, abon memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Ada banyak merk serta jenis abon yang bisa kita temui di pasaran. Yang saat ini sedang banyak digemari orang adalah abon cabe. sebuah penemuan yang cukup fenomenal karena setelah sekian lama kita mengenal abon yang terbuat dari aneka daging, mulai dari sapi, ayam, sampai ikan dan sekarang muncul abon cabe yang ternyata peminatnya juga sangat banyak. Berikut cara membuat bubuk/tepung bawang:

A.

Alat yang diperlukan :

- Pisau

- Timbangan

- Baskom

- Telenan

- Tampah

- Blender/food processor

- kabinet Dryer

- Plastik untuk kemasan

- Wajan

- Kompor

- Sutil kayu

B. Bahan :

 

1. Cabe merah  keriting

:  1 kg

2. Cabai Rawit

: ½ Kg

C. Bumbu

1. Bawang putih

: 20 siung

2. Bawang merah

: 10 siung

3. Gula pasir

: 2 Sdm

4. Garam

: Secukupnya

5. Teri

: Jika suka

6. Penyedap

: Jika suka

D. Cara kerja :
  1. Cuci bersih cabe merah keriting dan cabe rawit kemudian tiriskan.
  2. Cabai dikeringkan dengan cara dijemur atau menggunakan cabinet dryer atau oven hingga kering. Cabe diiris tipis (agar lebih cepat kering).
  3. Giling cabe menggunakan blender /Food processor/penggilingan tepung kemudian tuang dalam baskom bersih dan kering.
  4. Bawang putih dan bawang merah dikupas, cuci bersih, tiriskan, kemudian digoreng kemudian dihaluskan.
  5. Jika menyukai teri dicuci bersih, tiriskan, kemudian digoreng hingga kering.
  6. Campur (cabai mkering halus, bawang merah/putih goring halus,  teri goring, garam, gula) dalam wajan panas sambil terus diaduk hingga matang.
  7. Angkat kemudian dianginkan
  8. Abon cabe siap kemas.
LAST_UPDATED2
 
Pembuatan Tepung Bawang PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Senin, 25 Agustus 2014 08:51

Umbi bawang putih merupakan bahan utama untuk bumbu dasar masakan Indonesia. Bawang putih  lumbu putih banyak dijumpai di desa Logandeng  kec. Playen , Kab. Gunung D.I. Yogyakarta. Bawang mentah penuh dengan senyawa-senyawa sulfur, termasuk zat kimia yang disebut alliin yang membuat bawang putih mentah terasa getir atau angur. Dalam penyipanan  bawang putih,  diletakkan diatas para-para langit-langit atap rumah atau  dapur yang masih dalam bentuk gelondong.   Untuk itu diperlukan  teknologi khusus  dalam penanganannya,  sehingga dapat dihasilkan teknologi pengolahan bubuk bawang yang dapat meningkatkan daya simpan dan bisa ditempatkan pada tempat yang minim. Berikut cara membuat bubuk/tepung bawang:

B. Alat yang diperlukan :

- Pisau

- Timbangan

- Baskom

- Telenan

- Tampah

- Blender/food processor

- kabinet Dryer

- Plastik untuk kemasan

C. Bahan :

1.Bawang putih

: 1  kg

D. Cara kerja :

  1. Bawang putih dikupas kemudian dicuci hingga bersih kemudian ditiriskan
  2. Iris tipis menggunakan pisau, alat pengiris bawang atau food processor
  3. Keringkan  dengan cara dijemur atau menggunakan cabinet dryer sampai kadar air 10 %
  4. Giling menggunakan blender/gilingan tepung
  5. Diayak
  6. Bubuk bawang siap dikemas
 
Pengolahan Karamel Susu PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Senin, 25 Agustus 2014 08:45

Susu adalah suatu sekresi yang komposisinya sangat berbeda dari komposisi darah yang merupakan asal susu. Misalnya lemak susu kasein, laktosa yang disintesa oleh alveoli dalam kambing, tidak terdapat tempat lain manapun dalam tubuh sapi.

Susu segar merupakan bahan makanan yang bergizi tinggi karena mengandung zat-zat makanan yang lengkap dan seimbang seperti protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Nilai gizinya yang tinggi juga menyebabkan susu merupakan medium yang sangat disukai oleh mikrooganisme untuk pertumbuhan dan perkembangannya sehingga dalam waktu yang sangat singkat susu menjadi tidak layak dikonsumsi bila tidak ditangani secara benar.

Mikroorganisme yang berkembang didalam susu selain menyebabkan susu menjadi rusak juga membahayakan kesehatan masyarakat sebagai konsumen akhir. Disamping itu penanganan susu yang tidak  benar juga dapat menyebabkan daya simpan susu menjadi singkat, harga jual murah yang pada akhirnya juga akan mempengaruhi pendapatan peternak sebagai produsen susu.

Salah satu produk diversifikasi dari susu adalah pembuatan permen karamel susu. Karamel sejenis permen yang dibuat menggunakan bahan dasar susu hasil dari karemelisasi yaitu reaksi antara gula dengan gula dan berbentuk semi padat.

Tujuan pembuatan karamel adalah untuk diversifikasi produk olahan susu, untuk mengawetkan susu, untuk mengetahui cara pembuatan karamel dan untuk meningkatkan nilai ekonomis.


Karamel Susu

Bahan :


-   10  Liter  Susu

-   2 kg gula pasir

-    5 sdm  mentega

Alat  :

-    Alat cetak

-    Pembungkus/kemasan

-    Wajan

-    Kompor

-    Pengaduk

-    panci email

Cara membuat :

- Susu dipanaskan terlebih dahulu;

- Tambahkan gula pasir setengah bagian, sambil terus diaduk;

-       Setelah agak mengental angkat;

-       Sisa gula di buat karamel dengan cara di panaskan sampai leleh;

-       Masukkan susu ke dalam caramel;

-       Masukkan mentega;

-       Pemasakan dilanjutkan sampai tidak lengket (dengan cara di pegang);

-       Tuang dalam baki, biarkan 15 menit, lalu ratakan dengan botol kemudian dipotong-potong dengan pisau;

- Karamel susu dikemas dalam plastik

 

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
wso shell indoXploit shell wso shell hacklink hacklink satışı hacklink satış deface mirror hacklink wso shell
Joomla Templates by JoomlaVision.com