Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
banner2
Tikus
Pengenalan Ayam KUB
e-Produk
KRPL
UPBS BP2TP

Galeri Foto

Berita
Pelatihan Penyimpanan Benih Padi Lokal PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Suharno   
Minggu, 06 Juli 2014 08:41

Upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani pembudidaya padi lokal, BPTP Yogyakarta dan Balai Besar Biogen berkerjasama dengan FAO menyelenggarakan Pelatihan Penyimpanan Benih Padi Lokal.  Pelaksanaan pelatihan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan pengelolaan, pengembangan dan pemanfaatan plasma nutfah tanaman untuk mendukung ketersediaan pangan berkelanjutan. Dr. Sudarmaji dalam sambutannya menyampaikan bahwa Yogyakarta terpilih menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan kerjasama FAO dengan BB Biogen sebagai leadernya untuk wilayah Indonesia Tengah, provinsi lain sebagai lokasi pelaksanaan kerjasama FAO adalah Provinsi Sumatra Utara (wilayah barat) dan NTT (wilayah timur). Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa karakteristik padi lokal berbeda dengan padi varietas unggul baru, yaitu umurnya panjang dan tidak responsif terhadap pupuk sehingga daya hasil rendah.

Pelatihan berlangsung hari Rabu (2/7) di Hotel Cakra Kembang dengan  materi Teknologi Pasca Panen Padi dan Karakterisasi Mutu Benih dan Mutu Padi Lokal. Materi ketiga dengan judul  Pengemasan Benih Padi dilanjutkan dengan praktek pengemasan padi.  Bahan yang digunakan adalah jerigen, kaleng bekas biskuit, kantong plastik PE dan vacum sealler. Pelatihan  berikutnya dilaksanakan di Dusun Sendowo Lor, Nglipar, Gunungkidul  dengan materi dan praktek diversifikasi pengolahan ganyong, uwi dan sukun.

Sebelum mengakhiri pelatihan dilakukan penyerahan alat penepung beras kepada salah satu peserta pelatihan untuk membantu proses penepungan beras. Dukungan alat diberikan kepada yang bersangkutan karena setiap melakukan penepungan padi hitam/merah dilayani pada urutan terakhir. Penyerahan alat diberikan oleh Hakim Kurniawan, STP, MSi mewakili Kepala BPTP Yogyakarta.

LAST_UPDATED2
 
Seminar Pelatihan Penulisan Buku Ilmiah Populer PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh paul   
Kamis, 03 Juli 2014 09:05

BPTP Yogyakarta secara rutin menyelenggarakan

seminar bulanan yang bertujuan untuk membantu mengembangkan keahlian para pegawai. Seminar kali ini  menyampaikan materi  tentang Penulisan  Buku Ilmiah Populer disampaikan oleh Siti Dewi Indrasari, MPS yang diperoleh pada saat mengikuti workshop yang diselenggarakan oleh Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA ) di Bogor pada  tanggal 18-19 Juni 2014.

Narasumber Materi yang disampaikan adalah materi workshop di Bogor yang disampaikan oleh Bambang Trim . “Seminar ini bertujuan meningkatkan kreativitas dan kapabilitas dalam penulisan artikel ilmiah populer ” kata Sinung Rustijarno kepada para audience . Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya  untuk meningkatkan kualitas  penyebaran teknologi pertanian melalui buku atau web yang diterbitkan oleh Badan Litbang .

Seminar memaparkan berbagai seluk beluk  tentang penulisan artikel ilmiah populer  dan publikasi dalam bentuk kategorisasi tulisan baik itu nonfiksi, fiksi ataupun aksi.  Melalui informasi yang diberikan melalui seminar ini diharapkan  para calon penulis dapat mulai menulis publikasi yang lebih berkualitas,menarik dan dapat diterima khalayak ramai.

Diharapkan melalui seminar ini dibangkitkan penulis – penulis yang kreatif dan memberi warna penulisan yang berbeda dan menarik khayalak ramai untuk membaca artikel – artikel yang diterbitkan oleh Badan Litbang .

Melalui seminar bulanan ini para penulis juga dimotivasi agar peneliti berapapun usianya dapat menerbitkan buku baik itu ditulis sendiri atau menggunakan ghost writer.

LAST_UPDATED2
 
Surveilance Penerapan ISO 9001:2008 BPTP Yogyakarta PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Suharno   
Selasa, 01 Juli 2014 12:27

Dalam upaya pelaksanaan komitmen dan peninjauan konsistensi terhadap penerapan ISO 9001:2008, pada tanggal 26-27 Juni 2014 BPTP Yogyakarta melaksanakan audit eksternal penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2008. Bertindak selaku assessor adalah  Dian Rachma Safitri, auditor  dari PT. Mutu Agung Lestari sebagai perusahaan yang telah memiliki sertifikasi untuk melakukan audit pada lembaga publik yang telah memperoleh sertifikat ISO.

Ruang lingkup audit eksternal ISO 9001:2008 di BPTP Yogyakarta mencakup seluruh jenis layanan termasuk Laboratorium BPTP Yogyakarta yang baru menerima Sertifikat Akreditasi sebagai Laboratorium Penguji dari Komite Akreditasi Nasional sesuai ISO/IEC 17025:2008 (berlaku 30 April 2014-29 April 2018). Audit eksternal meliputi unsur top manajemen, wakil manajemen, tata usaha, program dan kerjasama dan pelayanan pengkajian.Hasil audit eksternal surveilance I pada resertifikasi ISO di tahun 2014 terdapat tiga temuan minor yang perlu ditindaklanjuti dengan tindakan koreksi berupa perbaikan  dan verifikasi dalam jangka  2 bulan dan  6 saran untuk perbaikan dan peningkatan konsistensi organisasi balai. Hasil temuan tersebut disampaikan Dian Rachma Safitri saat pemaparan hasil temuan audit pada saat closing meeting setelah melakukan evaluasi komitmen pelaksanaan kinerja organisasi sesuai standar ISO 9001:2008.

LAST_UPDATED2
 
Varietas Jagung BIMA 19-URI disukai Petani Gunung Kidul PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Ir. Sarjono, M.Si   
Selasa, 24 Juni 2014 14:28

Pada pelaksanaan display VUB Jagung di Semanu - Gunung Kidul petani (88,24%)  pelaksana SL-PTT Jagung menyukai varietas BIMA 19-URI.  Hal tersebut terungkap pada saat Temu Lapang PTT Jagung di Gunungsari, Kec. Semanu, Kab. Gunung Kidul (23/6/2014). Riyadi selaku Ketua Kelompok Tani Giritirto, pada acara tersebut melaporkan bahwa pelaksanaan PTT jagung diwilayahnya seluas 46 Ha yang melibatkan sejumlah 143 orang petani. Dari luasan lahan tersebut dibagi menjadi 3 tujuan yakni 1 Ha diperuntukan percontohan perbenihan jagung, 9 Ha untuk display varietas  (Bima 3, Bima 6, Bima 7 dan Bima 19-URI) dan 36 Ha  sebagai lahan pendampingan PTT Jagung.

Komponen inovasi PTT dan display yang diterapkan meliputi : olah tanah minimal (OTM), VUB (Bima 3, Bima 6 dan Bima 7 serta Bima-19 URI), perlakuan benih, cara tanam jajar legowo, penggunaan pupuk organik, pemupukan Nitrogen dengan pendekatan BWD (bagan warna daun) dan pengendalian hama/penyakit, serta dalam pelaksanaannya menerapkan pendekatan partisipatif.

Khusus untuk display juga diperkenalkan jajar legowo (2 : 1) dengan jarak tanam (80 x 40 x 20 cm). Hasil panen pipil kering (ku/Ha) memperlihatkan bahwa jarak tanam (70 x 20 cm) masing verietas sbb : Bima 3 (82,69 – 95,66), Bima 6 (89,17), Bima 7 (88,36-89,17) dan  Bima-19 URI(71,74-83,50). Hasil panen pipil kering (ku/Ha) memperlihatkan bahwa jarak tanam (80 x 40 x 20 cm) masing verietas sbb : Bima 3 (98,34 – 114,26), Bima 6 (102,44-113,47), Bima 7 (96,13-98,34) dan  Bima-19 URI(97,71).

Sinung Rustijarno, SPi, M.Si. Kepala Seksi Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian (KSPP) BPTP Yogyakarta yang mewakili Kepala Balai, menyampaikan bahwa ada kesenjangan produktivitas (0,7 -20,6 ku/Ha) yang diakibatkan penerapan inovasi. Oleh karena itu, Sinung Rustijarno mendorong petani untuk menerapkan dan pengembangan inovasi PTT Jagung yang dikembangkan BPTP Yogyakarta, agar dapat meningkatkan produktivitasnya.

Sementara itu, Ir. Syafruddin, MSi, peneliti dari Balai Penelitian Serealia Maros, yang terlibat dalam pendampingan PTT Jagung mengatakan, bahwa Kelompok Tani Giritirto Gunungsari, Kec. Semanu, Kab. Gunung Kidul memberi peluang kerjasama dalam penyediaan benih jagung hibrida. Dengan kerjasama penangkaran benih jagung hibrida akan   membantu Pemerintah Daerah dalam upaya peningkatkan produksi jagugung, melalui penyediaan benih jagung berkualitas, dan secara langsung meningkatkan pendapatan petani. Karena harga jual benih bisa mencapai 10 kali dibanding dengan menghasilkan jagung konsumsi.

Riyadi juga menyampaikan, bahwa verietas Bima 3, Bima 6, Bima 7 dan Bima 19-URI keragaan fisik tanaman disukai oleh petani, karena batangnya kokoh, besar dan berdaun lebar serta lebih lunak sehingga sangat disukai ternak sapi. Oleh karena itu, varietas Bima bila dalam kondisi kekurangan hijauan pakan dapat menjadi alternatif pilihan, ujarnya.

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com