Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
benih jebol
PPID Kementan
Proquest
Aplikasi Balitbangtan
100 Teknologi
WBS

Galeri Foto

Kalender Kegiatan

NOEVENTS

Info Aktual


Sinkronisasi Programa Penyuluhan BPTP Yogyakarta PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Jumat, 02 November 2018 08:00

Upaya menyelaraskan dan Sinkronsasi Hasil Penelitian, Pengkajian dan Program Penyuluhan Tahun 2019, BPTP Yogyakarta melaksanakan pertemuan Sinkronisasi Programa Penyuluhan pada hari Selasa (30/10/2018) diikuti para penyuluh Dinas Pertanian dan BPTP Yogyakarta serta para peneliti.

Hasil penelitian dan pengkajian yang telah dilakukan oleh BPTP Yogyakarta dipaparkan Agung Iswadi, S. Si, M. Sc. Kepala Seksi Kerja Sama dan Pelayanan Pengkajian. Berbagai aspek hasil penelitian dan pengkajian yang dipaparkan terkait bidang tanaman pangan (pajale), Hortikultura, peternakan maupun kegiatan lain yang dilakukan di Daerah Instimewa Yogyakarta.

Sementara Dr. Sugeng Widodo, MP selaku Koordinator Program BPTP Yogyakarta memaparkan Rencana kegiatan BPTP Yogyakata 2019. Ruang lingkup kegiatan strategis Kementerian Pertanian diantaranya kegiatan UPSUS, Kawasan Pertanian, SL Mandiri Benih, Peningkatan IP 200 Lahan Tadah Hujan, Progam Bekerja Kementan serta TTP/TSP. Sementara kegiatan Strategis BPTP Yogyakarta meliputi kegiatan UPBS, Benih Sebar, Pendampingan UPSUS, Komunimasi penyuluhan, Taman Agro Inovasi, Bioindustri, SDG, TSP/TTP dan Progam bekerja Kementan.

Nara sumber dari Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan DIY memaparkan Program Ketahanan Pangan 2019 yaitu terwujudnya ketahanan pangan dengan berbagai aspek kegiatan dan pemenuhan pangan masyarakat. Sedangkan Dinas Pertanian memaparkan isu strategis, permasalahan pembanganan pertanian di DIY serta strategis pencapaian dan sasaran.

LAST_UPDATED2
 
Model Mina Padi Jajar Legowo Kolam Dalam Tingkatkan Pendapatan Petani PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Kamis, 27 September 2018 08:00

BPTP Yogyakarta bersama dengan Dinas Pertanian, pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman kenalkan mina padi dengan sistem tanam padi jajar legowo kolam dalam di Kelompok Tani Mina Makmur Dusun Jenengan Kelurahan Magowoharjo Kecamatan Depok Kabupaten Sleman. Hasil panen padi diperoleh hasil 6,5 – 8 ton per hektar GKP, sedangkan hasil panen ikan sebesar 2,5 ton.

Teknologi tanam padi yang dikenalkan dengan sistem jajar legowo 2:1 menggunakan Varietas Ciherang, Inpari 30,Inpari 33,  Inpari 40, Inpari 42 GSR dan GSR. Sedangkan pemupukan dengan pemberian pemupukan dengan pemberian extragen (kombinasi antara ZPT, hara mikro makro dan bakteri pengurai tanah).

Hasil panen tanaman padi varietas Ciherang 8,960 ton GKP/ha; Inpari 30 7,2 ton GKP/ha; Inpari 42 GSR 9,920 ton GKP/ha; Inpari 43 GSR 7,44 ton KP/ha dan Inpari 33 6,8 ton GKP/ha. Pendapatan padi dengan harga gabah Rp 3.900,- per kg setelah dikurangi dengan 20% luas lahan untuk minapadi berkisar Rp. 21.216.000 s./d Rp 34.944.000 per hektar; rata rata hasil panen Rp 28.080.000, sedang biaya usahatani budidaya padi Rp 6.250.000 sehingga pendapatan bersih budidaya padi sebesar Rp. 21.830.000.

Teknologi lain yang dikenalkan Mina Padi Kodal (Kolam dalam) dengan pembuatan kolam dalam pada keliling sawah dengan kedalam 80-100 cm dan dibagian tengah kedalam berkisar 40 cm. Jenis ikan yang ditebar Nila Merah dengan kepadatan tebar benih ikan  4 ekor/m2..

Hasil panen ikan nila merah merah 285 kg/1000m2 setara dengan 2,850 kg/hektar dengan harga per kg Rp. 25.000 sehingga total pendapatan dari ikan adalah Rp. 71.250.000 per hektar. Sedngkan biaya modal untuk ikan adalah Rp 39.700.000 (untuk biaya bibit, pakan (plastik, jala, dll), prebiotik dan lain sebagainya. Keuntungan bersih yang diperoleh dari budidaya ikan Rp. 71.250.000 – Rp. 39.700.000 = Rp 31.550.000 per hektar. Sehingga total pendapatan bersih padi dan ikan adalah Rp 21.830.000 + Rp. 31.550.000 = Rp 53.380.000,-

Dr. Sugeng Widodo Penanggungjawab kegiatan saat temu lapang di Kelompok Tani Mina Makmur pada (5/9/2018) menyampaikan perbedaan Mina padi Kodal dengan Mina Padi biasa pada paritnya dibuat lebih dalam keliling kolam dan dibagian tengah terdapat satu parit sekitar satu meter. Keunggulannya ikan lebih bebas bergerak karena space lebih luas dan kualitas airnya lebih bagus sehingga hasil ikan lebih bagus dibanding dengan mina padi biasa.

Sementara Kepala BPTP Yogyakarta disela-sela sebelum panen dilakukan mengatakan pola tanam padi bisa dikombinasikan tumpang sari ataupun mina padi, intinya untuk mengoptimalkan sumberdaya air. Di wilayah Sleman sumberdaya air mlimpah walaupun musim kering air terus mengalir, maka kita kembangkan mina disamping panen padi petani dapat panen ikan dan unuk mendukung kebutuhan gizi masyarakat disamping nilai ekonomi.

LAST_UPDATED2
 
Bupati Bantul Panen Bawang Merah Asal Biji PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Sabtu, 01 September 2018 08:15

Bupati Bantul Drs Suharsono hari Rabu (29/8/2018) melakukan panen bawang merah di Kelompok Tani Manunggal Srigading, Sanden, Bantul, Yogyakarta. Panen kali ini berbeda dengan panen bawang merah sebelumnya dengan menggunakan  bibit asal biji. Turut serta dalam panen bawang merah Kepala Dinas Pertanian DIY, Kepala BPTP Yogyakarta, Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Bantul dan dinas lainnya.

Tanam bawang merah asal biji di Kelompok Tani Manunggal dilakukan BPTP Yogyakarta bersama dengan  Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Bantul, PT East West maupun petani kooperator melakukan terobosan tanam bawang merang dengan menggunakan biji. Kebiasaan petani sebelumnya menanam bawang merah menggunakan bibit dari umbi, sehingga diperlukan biaya yang cukup besar untuk beli bibit.

Hasil panen bawang merah tahun kemarin dengan sekarang berbeda karena caratanamnya berbeda. Tahun kemarin, tanam bawang merah cara tanam hanya menggunakan umbi, sedang tahun ini menggunakan bibit asal biji. Tadi saya lihat hasil panen bawang merah dari biji lebih bagus, buahnya lebih besar dan lebih merah kata Drs Suharsono Bupati Bantul selepas panen.

Sementara Kepala BPTP Yogyakarta Dr. Joko Pramono, MP dalam acara tersebut mengatakan, kebutuhan bibit bawang merah untuk lahan satu hektar dibutuhkan bibit dari umbi berkisar 40 jutaan tergantung harga bibit. Kalau dibandingkan tanam dengan biji bawang merah biayanya lebih sedikit dibutuhkan bibit berkisar 1,5-2 kg berkisar kurang lebih 5-6 jutaan.

Keuntungan tanam dengan biji ketahahanan terhadap hama dan penyakit terutama hama penyakit tular umbi dieliminir, keunggulan lainnya tekstur umbi lebih keras dan lebih bagus. Lebih lanjut dikatan Dr Joko Pramono upaya peningkatan produksi bawang dari biji di lahan pantai pasir tergolong lahan kurang subur dengan teknologi amelioran, pemberian biochar, pupuk kandang agar kondisi tanah cocok untuk budidaya bawang merah.

LAST_UPDATED2
 
Badan Litbang Pertanian Kembangkan Largo Super di Kabupaten Gunungkidul PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Minggu, 26 Agustus 2018 12:43

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian akan kembangkan teknologi budidaya Largo (Larikan Padi Gogo) Super di tiga Wilayah Indonesia salah satunya di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta tepatnya di Wana Mengger, Desa Nglipar, Kecamatan Nglipar. Dua wilayah lain, pengembangan Largo Super di Sukabumi Jawa Barat dan Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Kepala BPTP Yogyakarta yang diwakili Agung Iswadi, SSi, M.Sc dalam sosialisasi Largo Super hari Jum'at (24/8/2018) mengatakan bahwa tanaman padi gogo yang akan ditanam di bawah tegakan kayu putih diharapkan berproduksi lebih tinggi. Badan Litbang Pertanian akan mendampingi para petani secara penuh dan akan menempatkan petugas dari BPTP Yogyakarta yaitu Bpk Muzahid Mustofa tinggal di Dusun Mengger untuk mendampingi petani sampai dengan panen.

Sementara Ir. Bambang Wisnu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten sangat mendukung kegiatan Largo Super dan penerapan paket teknologi terutama padi di Kabupaten Gunungkidul  oleh Badan Litbang Pertanian. Lahan di wilayah Nglipar  cukup luas harapannya demfam dapat berkembang di lahan Nglipar lainnya mencapai 2.000 hektar. Penyebaran varietas padi di Kabupaten Gunungkidul menurut Ir Bambang Wisnu paling luas jenis padi in hibrida sejumlah 5.500 hektar, berikutnya Segreng (beras merah) 5.260 hektar, Ciherang 3.206 hektar, Mikongga 1.436 hektar, IR 64,   dan Padi hibrida 297 hektar.

Komponen teknologi Largo Super yang akan diterapkan kata Prof. I Nyoman Widiarta saat Sosialisasi Largo Super benih menggunakan  VUB Padi Gogo meliputi Rindang 1, Rindang 2, Inpago 8, Inpago 10, Inpago 1 serta Inpago Unsoed dengan penggunaan Agrice Plus untuk perlakuan benih. Guna mempercepat pelapukan pupuk kandang dengan menggunakan aplikasi Biodecomposer Agrodeco. Komponen teknologi lainnya dengan penggunaan pupuk cair, pestisda nabati maupun insektida serta penggunaan Atabela (Alat Tanaman Benih Langsung) berupa drum seeder yang pada prinsip kerjanya akan membuat larikan, menabur benih dan menutup larikan dalam satu tarikan.

Petani menyambut gembira adanya program Largo Super ini  ungkap Tugiyo salah satu anggota Kelompok Tani Sedyo Utomo,  petani akan mengikuti dan melaksanakan penerapan teknologi yang dianjurkan. Adanya program ini, para petani mengenal variaetas unggul baru padi gogo tahan naungan dan berproduksi lebih tinggi.

LAST_UPDATED2
 
Kelompok P3A Tirto Mulyo Akan Kembangkan Sumur Pompa PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Kamis, 09 Agustus 2018 08:00

Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tirto Mulya Desa Wareng Kabupaten Gunungkidul akan kembangkan sumur pompa guna tingkatkan indeks pertanaman (IP) padi dari satu kali menjadi dua kali dalam satu tahun. Lokasi pengembangan  sumur pompa terletak di Bulak Lor Polaman Wareng Wonosari Gunungkidul. Kemauan ini didorong atas keberhasilan penerapan introduksi sumur pompa yang dilakukan bersama BPTP Yogyakarta sejak tahun 2017 yang telah terbukti meningkatkan indeks pertanaman padi dari satu menjadi dua kali.

Hasil panen padi MT II bulan Juni 2018 pada kegiatan peningkatan Indek Pertanaman (IP) padi diperoleh hasil dengan provitas varietas Inpari 43 Agritan CSR rata-rata 4,6 t/ha GKG. Waktu tanam padi tahun ini  di Bulak Lor Polaman mengalami kemunduran, sedangkan datangnya musim kering pada Bulan April dasarian III atau lebih lebih cepat dari tahun sebelumnya. Keberhasilan panen ini tidak terlepas keberadaan sumber air irigasi suplementer dari pompanisasi sumur pompa submersible ungkap oleh Ir. Mulyadi MSP saat melakukan sosialisasi hasil pengkajian BPTP Yogyakarta pada Hari Kamis (2/8/2018).

Keberadaan dua buah sumur pompa yang dibuat BPTP Yogyakarta dan dikelola oleh P3A Tirto Mulya memberikan pendapatan cukup besar bagi kelompok. Sampai awal Agustus 2018, pendapatan yang diperoleh dalam pengoperasian sumur sebesar 14 juta lebih ungkap Nurdianto pengurus P3A dalam acara diskusi. 
Pendapatan ini menurut Nurdianto, sebagai modal untuk mengembangkan satu buah sumur untuk meningkatkan IP padi di lahan kering yang belum bisa diairi dengan sumur yang tersedia.

Permasalahan yang dihadapi kelompok berupa jaringan listrik belum tersedia  untuk mengoperasikan pompa. Beliau berharap dukungan instansi terkait untuk mewujudkan harapan kelompok dalam mengembangkan sumur pompa.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Ir. Bambang Wisnu Broto dalam acara tersebut memberikan apresiasi terhadap peserta sosialisasi telah mengikuti penerapan teknologi pertanian yang diberikan oleh BPTP Yogyakarta dalam rangka mendukung swasembada pangan. Ir. Bambang Wisnu juga meberikan informasi perkiraan musim hujan akan tiba pada bulan Oktober. Beliau mengingatkan kepada para petani untuk mempersiapkan berbagai hal yang diperlukan mengadapi tanam padi pada MT I seperti benih, pupuk maupun sarana lainnya.

LAST_UPDATED2
 

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
wso shell indoXploit shell wso shell hacklink hacklink satışı hacklink satış deface mirror hacklink wso shell
Joomla Templates by JoomlaVision.com