Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Aplikasi Balitbangtan
PPID Kementan
100 Teknologi
WBS
benih jebol
Proquest

Galeri Foto

Kalender Kegiatan

NOEVENTS

Info Aktual


Bupati Bantul Panen Bawang Merah Asal Biji PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Sabtu, 01 September 2018 08:15

Bupati Bantul Drs Suharsono hari Rabu (29/8/2018) melakukan panen bawang merah di Kelompok Tani Manunggal Srigading, Sanden, Bantul, Yogyakarta. Panen kali ini berbeda dengan panen bawang merah sebelumnya dengan menggunakan  bibit asal biji. Turut serta dalam panen bawang merah Kepala Dinas Pertanian DIY, Kepala BPTP Yogyakarta, Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Bantul dan dinas lainnya.

Tanam bawang merah asal biji di Kelompok Tani Manunggal dilakukan BPTP Yogyakarta bersama dengan  Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Bantul, PT East West maupun petani kooperator melakukan terobosan tanam bawang merang dengan menggunakan biji. Kebiasaan petani sebelumnya menanam bawang merah menggunakan bibit dari umbi, sehingga diperlukan biaya yang cukup besar untuk beli bibit.

Hasil panen bawang merah tahun kemarin dengan sekarang berbeda karena caratanamnya berbeda. Tahun kemarin, tanam bawang merah cara tanam hanya menggunakan umbi, sedang tahun ini menggunakan bibit asal biji. Tadi saya lihat hasil panen bawang merah dari biji lebih bagus, buahnya lebih besar dan lebih merah kata Drs Suharsono Bupati Bantul selepas panen.

Sementara Kepala BPTP Yogyakarta dalam acara tersebut mengatakan, kebutuhan bibit bawang merah untuk lahan satu hektar dibutuhkan bibit dari umbi berkisar 40 jutaan tergantung harga bibit. Kalau dibandingkan tanam dengan biji bawang merah biayanya lebih sedikit dibutuhkan bibit berkisar 1,5-2 kg berkisar kurang lebih 5-6 jutaan.

Keuntungan tanam dengan biji ketahahanan terhadap hama dan penyakit terutama hama penyakit tular umbi dieliminir, keunggulan lainnya tekstur umbi lebih keras dan lebih bagus. Lebih lanjut dikatan Dr Joko Pramono upaya peningkatan produksi bawang dari biji di lahan pantai pasir tergolong lahan kurang subur dengan teknologi amelioran, pemberian biochar, pupuk kandang agar kondisi tanah cocok untuk budidaya bawang merah.

LAST_UPDATED2
 
Badan Litbang Pertanian Kembangkan Largo Super di Kabupaten Gunungkidul PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Minggu, 26 Agustus 2018 12:43

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian akan kembangkan teknologi budidaya Largo (Larikan Padi Gogo) Super di tiga Wilayah Indonesia salah satunya di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta tepatnya di Wana Mengger, Desa Nglipar, Kecamatan Nglipar. Dua wilayah lain, pengembangan Largo Super di Sukabumi Jawa Barat dan Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Kepala BPTP Yogyakarta yang diwakili Agung Iswadi, SSi, M.Sc dalam sosialisasi Largo Super hari Jum'at (24/8/2018) mengatakan bahwa tanaman padi gogo yang akan ditanam di bawah tegakan kayu putih diharapkan berproduksi lebih tinggi. Badan Litbang Pertanian akan mendampingi para petani secara penuh dan akan menempatkan petugas dari BPTP Yogyakarta yaitu Bpk Muzahid Mustofa tinggal di Dusun Mengger untuk mendampingi petani sampai dengan panen.

Sementara Ir. Bambang Wisnu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten sangat mendukung kegiatan Largo Super dan penerapan paket teknologi terutama padi di Kabupaten Gunungkidul  oleh Badan Litbang Pertanian. Lahan di wilayah Nglipar  cukup luas harapannya demfam dapat berkembang di lahan Nglipar lainnya mencapai 2.000 hektar. Penyebaran varietas padi di Kabupaten Gunungkidul menurut Ir Bambang Wisnu paling luas jenis padi in hibrida sejumlah 5.500 hektar, berikutnya Segreng (beras merah) 5.260 hektar, Ciherang 3.206 hektar, Mikongga 1.436 hektar, IR 64,   dan Padi hibrida 297 hektar.

Komponen teknologi Largo Super yang akan diterapkan kata Prof. I Nyoman Widiarta saat Sosialisasi Largo Super benih menggunakan  VUB Padi Gogo meliputi Rindang 1, Rindang 2, Inpago 8, Inpago 10, Inpago 1 serta Inpago Unsoed dengan penggunaan Agrice Plus untuk perlakuan benih. Guna mempercepat pelapukan pupuk kandang dengan menggunakan aplikasi Biodecomposer Agrodeco. Komponen teknologi lainnya dengan penggunaan pupuk cair, pestisda nabati maupun insektida serta penggunaan Atabela (Alat Tanaman Benih Langsung) berupa drum seeder yang pada prinsip kerjanya akan membuat larikan, menabur benih dan menutup larikan dalam satu tarikan.

Petani menyambut gembira adanya program Largo Super ini  ungkap Tugiyo salah satu anggota Kelompok Tani Sedyo Utomo,  petani akan mengikuti dan melaksanakan penerapan teknologi yang dianjurkan. Adanya program ini, para petani mengenal variaetas unggul baru padi gogo tahan naungan dan berproduksi lebih tinggi.

LAST_UPDATED2
 
Kelompok P3A Tirto Mulyo Akan Kembangkan Sumur Pompa PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Kamis, 09 Agustus 2018 08:00

Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tirto Mulya Desa Wareng Kabupaten Gunungkidul akan kembangkan sumur pompa guna tingkatkan indeks pertanaman (IP) padi dari satu kali menjadi dua kali dalam satu tahun. Lokasi pengembangan  sumur pompa terletak di Bulak Lor Polaman Wareng Wonosari Gunungkidul. Kemauan ini didorong atas keberhasilan penerapan introduksi sumur pompa yang dilakukan bersama BPTP Yogyakarta sejak tahun 2017 yang telah terbukti meningkatkan indeks pertanaman padi dari satu menjadi dua kali.

Hasil panen padi MT II bulan Juni 2018 pada kegiatan peningkatan Indek Pertanaman (IP) padi diperoleh hasil dengan provitas varietas Inpari 43 Agritan CSR rata-rata 4,6 t/ha GKG. Waktu tanam padi tahun ini  di Bulak Lor Polaman mengalami kemunduran, sedangkan datangnya musim kering pada Bulan April dasarian III atau lebih lebih cepat dari tahun sebelumnya. Keberhasilan panen ini tidak terlepas keberadaan sumber air irigasi suplementer dari pompanisasi sumur pompa submersible ungkap oleh Ir. Mulyadi MSP saat melakukan sosialisasi hasil pengkajian BPTP Yogyakarta pada Hari Kamis (2/8/2018).

Keberadaan dua buah sumur pompa yang dibuat BPTP Yogyakarta dan dikelola oleh P3A Tirto Mulya memberikan pendapatan cukup besar bagi kelompok. Sampai awal Agustus 2018, pendapatan yang diperoleh dalam pengoperasian sumur sebesar 14 juta lebih ungkap Nurdianto pengurus P3A dalam acara diskusi. 
Pendapatan ini menurut Nurdianto, sebagai modal untuk mengembangkan satu buah sumur untuk meningkatkan IP padi di lahan kering yang belum bisa diairi dengan sumur yang tersedia.

Permasalahan yang dihadapi kelompok berupa jaringan listrik belum tersedia  untuk mengoperasikan pompa. Beliau berharap dukungan instansi terkait untuk mewujudkan harapan kelompok dalam mengembangkan sumur pompa.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Ir. Bambang Wisnu Broto dalam acara tersebut memberikan apresiasi terhadap peserta sosialisasi telah mengikuti penerapan teknologi pertanian yang diberikan oleh BPTP Yogyakarta dalam rangka mendukung swasembada pangan. Ir. Bambang Wisnu juga meberikan informasi perkiraan musim hujan akan tiba pada bulan Oktober. Beliau mengingatkan kepada para petani untuk mempersiapkan berbagai hal yang diperlukan mengadapi tanam padi pada MT I seperti benih, pupuk maupun sarana lainnya.

LAST_UPDATED2
 
Bupati Gunungkidul Canangkan Gerakan Tanam Padi Pada MT III PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Selasa, 24 Juli 2018 10:13

Bupati Gunungkidul diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Ir Bambang Wisnu Broto Hari Senin (23/7/2018) mencanangkan gerakan tanam padi pada Musim Tanam III tahun 2018 di Kelompok Tani Sari Bumi. Gerakan tanam saat ini dalam rangka mendukung pecapaian target luas tambah tanam (LTT) padi bulan Juli 2018 dilaksanakan di Dusun Gelaran 1, Kelurahan Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo Kabupaten Gunungkidul.

Target capaian LTT Bulan Juli  DIY tahun 2018 dalam Rapim Kementerin Pertanian beberapa waktu lalu ditingkatkan menjadi delapan ribu hektar dari target awal sebelumnya empat ribu dua ratusan hektar ungkap Dr. Joko Pramono Kepala BPTP Yogyakarta pada acara gerakaan tanam padi. Kita bersama Dinas Pertanian berupaya menyisir lokasi yang memiliki potensi air untuk dilakukan percepatan tanam dengan memanfaatkan fasilitas dam parit yang telah dibangun maupun pompa.

Percepatan tanam yang kita lakukan saat ini diharapkan dapat meningkatkan LLT,  sehingga Kabupaten Gunungkidul mampu menyumbang luas tambah tanam di DIY. Sementara target LLT di Kabupaten Gunungkidul dari awal saya yakin dapat tercapai ungkap Dr Joko.

Di musim kering ketersediaan air cenderun menurun, mumpung sekarang air masih tersedia kita lakukan percepatan tanam padi agar tanaman pada MT III terhindar dari kekuarangan air. Harapannya di MT  III  para petani mendapatkan hasil panen padi yang bagus. Karena pada kondisi ini, sinar matahari penuh sehingga proses fotosintesis dengan baik sehingga diperoleh hasil padi yang tinggi. Harapannya percepatan tanam di lokasi-lokasi potensial air dapat dimaksimalkan sambil terus persiapan untuk tanam segera di Bulan September begitu hujan tiba.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gunungkidul Ir Bambang Wisnu Broto disela-sela gerakan tanam padi mengatakan, potensi lahan sawah Gunungkidul  mencapai 7.865 hektar. Target luas tambah tanam periode April – September 2018 sebesar 1.765 hektar, sementara capaian LTT pada Bulan Juli sampai saat ini kurang lebih baru mencapai 40 persen.

Pencapaian produksi tanaman padi Tahun 2017 sebesar 293.380 ton gabah kering giling, selanjutnya untuk tahun 2018 angka ramalan produksi 301.926 ton gabah kering giling.  Jika dibanding produksi padi tahun lalu dengan tahun ini terdapat kelebihan atau surplus.

Sementara luas tanam padi Kelompok Tani Sari Bumi pada MT III mencapai 42 hektar dengan varietas Ciherang, Inpari 7 & Inpari 24. Sistem tanam menggunakan Jajar Legowo 2:1 dan 4:1 sejak dikenalkan BPTP Yogyakarta tahun 2011. Hasil produktifitas padi di Kelompok Sari Bumi MH 1 2018 mencapai 7,925 ton per hektar dan MH 2 mencapai 7,786 ton per hektar ungkap Supardi Ketua Kelompok Sari Bumi saat memberikan sambutan.

LAST_UPDATED2
 
Percepatan Pendaftaran Varietas Lokal DIY PDF Cetak E-mail
Oleh Dwi Titaningsih   
Jumat, 13 Juli 2018 08:24

Bertempat di Aula Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kamis (12/7/2018) dilaksanakan Koordinasi Percepatan pendaftaran varietas lokal di DIY  tahun 2018. Acara ini dihadiri oleh 30 orang peserta  terdiri dari kepala Dinas kabupaten Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, Kepala bidang TPH, Kepala BPSBP DIY, Petugas benih tanaman wilayah Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, Pelestari SDG spesifik lokasi DIY serta peneliti/penyuluh BPTP Yogyakarta.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala BPTP Yogyakarta Dr. Joko Pramono  dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi globalisasi ke depan  bahwa varietas pangan akan menjadi aset yang berharga karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Untuk itu varietas yang berhubungan dengan pangan perlu diamankan, dan dilegalitaskan. Sehingga perlu didorong setiap kabupaten yang memiliki pangan lokal untuk dapat diidentifikasi dan didaftrarkan sebagai aset daerah. Untuk merealisasikan program tersebut  varietas/tanaman lokal  disetiap kabupaten akan diajukan ke PVT sehingga kedepannya menjadi jelas. Beliau juga berharap tahun 2018 tanaman lokal DIY dapat didaftarkan dan kedepannya dapat dijadikan bahan pangan yang berkualitas.

Pemaparan materi disampaikan oleh Dr. Wiji Astutiningsih SP, MP (Pusat PVT Pertanian ) dan Dr. Ermin Widjaja (BBP2TP) dengan moderator  Dr. Ir. Kristamtini  M.Si. Materi yang disampaikan meliputi : 1) Kerjasama percepatan pendaftaran varietas lokal sebagai upaya perlindungan dalam menyelamatkan plasma nutfah Indonesia  2) Sosialisasi pedoman umum. 3. Diskusi dan siding kelompok yang dibagi perkabupaten yaitu Gunungkidul, Sleman, Kulon Progo dan Bantul. Sidang kelompok bertujuan untuk melengkapi deskripsi, form pendaftaran varietas lokal yang akan didaftarkan dari masing-masing daerah. Selain itu juga bertujuan untuk menggali potensi dari masing-masing SDG yang akan didaftarkan kedepannya.

LAST_UPDATED2
 

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 129

Warning: Illegal string offset 'active' in /var/vhosts/yogya/public/ind/templates/Template_Ver2.1/html/pagination.php on line 135


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
wso shell indoXploit shell wso shell hacklink hacklink satışı hacklink satış deface mirror hacklink wso shell
Joomla Templates by JoomlaVision.com