Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Proquest
Aplikasi Balitbangtan
PPID Kementan
100 Teknologi
WBS
benih jebol

Galeri Foto

Kalender Kegiatan

NOEVENTS

Teknik Pemilihan Bibit dan Induk Ayam Kampung PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Jumat, 04 Juli 2014 14:46

Salah satu kegiatan Program FEATI tahun 2010 di UP- FMA (Unit Pengelola Farmer Managed off Extentions Activities atau Unit Pengelola Aktifitas penyuluhan) Desa Jambidan, pada kelompok tani Ngudi Rejeki, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul adalah diseminasi pemilihan bibit (DOC) dan calon induk ayam buras.

· Secara umum tanda-tanda klinis ayam yang sehat dan baik untuk bibit, induk, ataupun pejantan unggul harus memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:

(1) lincah dan gesit;

(2) muka, cuping telinga, jengger dan pial berwarna merah segar;

(3) bulu-bulu di sekitar dubur kering dan bersih;

(4) kulit bersih dan sehat;

(5) bulu mengkilap dan cerah;

(6) rongga mulut, dasar dan langit-langit mulut, lidah, bawah lidah, dan daerah sekitar tenggorakan bersih;

(7) bila bagian atas hidung dipijit, tidak mengeluarkan lendir.

  • Beberapa hal yang diperhatikan dalam pemeliharaan ayam buras adalah sebagai berikut

(1) Pemilihan anak ayam (DOC) calon bibit:

a. Tidak cacat kaki,

b. Paruh normal,

c. Mata jernih, terang, dan bulat,

d. Pergerakan lincah dan sehat,

e. Kaki kuat serta berdiri tegak,

f. Bulu-bulu bagian dubur (kloaka) halus,

g. Bersih dan kering,

h. Bulu halus dan mengkilat.

(2) Pemilihan induk yang baik dilakukan dengan ciri-ciri:

a. Kepala halus,

b. Mata jernih dan terang,

c. Paruh dan kuku pendek serta kuat,

d. Kedua sayap simetris dan lebar,

e. Jengger dan gelambir halus warna merah segar tidak keriput,

f. Bentuk kepala dilihat dari muka tampak pipih,

g. Badan cukup besar dan perut luas,

h. Gerakan lincah dan gesit,

i. Jarak antara kedua tulang duduk selebar 2 jari orang dewasa dan jarak antara tulang dada dengan tulang

duduk selebar 3 - 4 jari orang dewasa,

j. Berumur 7-–8 bulan,

k. Secara klinis sehat.

(3) Untuk mendapatkan pejantan unggul harus diperhatikan beberapa hal, antara lain:

a. Ayam jantan lokal, ras atau persilangan yang baik, dan sudah beradaptasi dengan lingkungan setempat;

b. Bentuk badan besar, kokoh dengan tulang yang kuat;

c. Mata bersinar terang,

d. Kemampuan seksual tinggi, dan

e. Secara klinis sehat.

Keberhasilan diseminasi pemilihan bibit (DOC) dan calon induk ayam buras kegiatan FEATI tahun 2010 di UPFMA Desa Jambidan tidak lepas dari ukungan perkandangan dan pemberian ransum. Model kandang yang digunakan adalah model kandang battery dengan ukuran panjang 40 cm, lebar 20 cm, dan tinggi 40 cm untuk setiap ekor induk, sedangkan kebutuhan pakannya diberikan 75 gram/ekor/hari. Hasil penerapan teknologi tersebut adalah produksi telur mencapai 100-125 butir/ekor/tahun, sedangkan pemeliharaan secara tradisional menghasilkan rata-rata hanya 30-50 butir/ ekor/tahun.

LAST_UPDATED2
 
wso shell indoXploit shell wso shell hacklink hacklink satışı hacklink satış deface mirror hacklink wso shell
Joomla Templates by JoomlaVision.com