Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Aplikasi Balitbangtan
WBS
benih jebol
PPID Kementan
Proquest
100 Teknologi

Galeri Foto

Kalender Kegiatan

NOEVENTS

Budidaya Jagung Sistem Jajar Legowo PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Kamis, 26 Juni 2014 11:20

Sistem tanam jajar legowo diterapkan pada pertanaman jagung dengan tujuan utama untuk meningkatkan populasi tanaman dan hasil per satuan luas lahan. Tipe cara tanam legowo yang diterapkan petani ialah tipe legowo 2:1. Sistem tanam ini dapat diterapkan pada lahan sawah dan lahan kering dengan tingkat kesuburan tanah dan ketersediaan sumber air yang cukup.

Populasi tanaman untuk jagung yang dianjurkan adalah berkisar antara 66.000- 71.000 tanaman/ha. Jarak tanam yang biasa diterapkan untuk dapat mencapai populasi tersebut adalah 70-75 x 20 cm (1 tanaman/lubang). Wilayah yang mempunyai masalah tenaga kerja dapat diterapkan jarak tanam 71-80 x 40 cm (2 tanaman/lubang). Jika penanaman dilakukan dengan cara tanam legowo, agar populasi tanaman berkisar antara 71.000 - 80.000 tanaman/ha, jarak tanam yang diterapkan adalah sebagai berikut: (100 - 80) x 40 x 20 cm (1 tanaman/lubang) (Gambar 1a) dan (100 - 80) x 40 x 40 cm (2 tanaman/lubang) (Gambar 1b).

Penerapan sistem legowo pada tanaman jagung lebih diarahkan untuk meningkatkan populasi tanaman jagung per hektar, meningkatkan penerimaan intensitas cahaya matahari pada daun dan diharapkan hasil asimilat meningkat. Dengan demikian, pengisian biji dapat optimal dan memudahkan pemeliharaan tanaman, terutama penyiangan gulma, baik secara manual maupun dengan herbisida, pemupukan, dan pemberian air.

Sistem tanam legowo 2:1 pada tahun 2012 telah diintroduksikan di (1) Kelompok Tani Subur, Dusun Kalibondol, Desa Sentolo, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo; (2) Kelompok Tani Giritirto, Dusun Gunungsari, Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul; (3) Kelompok Tani Sumber Makmur III, Dusun Derman, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Kabupaten Bantul; dan (4) Kelompok Tani Sedyo Rukun, Dusun Penen, Desa Donoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Sistem ini pada tahun 2013 diintroduksikan di Kelompok Tani Ngudi Makmur, Dusun Bendo, Desa Sumberejo, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul dan masih diadopsi Kelompok Tani Giritirto di Kabupaten Gunungkidul.

LAST_UPDATED2
 
wso shell indoXploit shell wso shell hacklink hacklink satışı hacklink satış deface mirror hacklink wso shell
Joomla Templates by JoomlaVision.com