Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
e-Produk
KRPL
banner2
UPBS BP2TP
Tikus
Pengenalan Ayam KUB

Galeri Foto

Efisiensi Pemupukan Bawang Merah Pada Pergiliran Tanam di Luar Musim PDF Cetak E-mail
Oleh Sarjiman, dkk   
Kamis, 26 April 2012 08:33
Komoditas bawang merah termasuk komoditas utama sayuran di Indonesia. Bawang merah mempunyai nilai ekonomi tinggi, umur pendek dan dapat ditumpangsarikan dengan tanaman cabe. Harga jual bawang merah untuk keperluan konsumsi pada musim panen raya sangat berfluktuasi dan cenderung sangat rendah. Penanaman bawang merah di luar musim diharapkan saat panen pada kondisi harga jual tinggi dan dengan adanya pembelajaran produksi benih bawang merah maka dimungkinkan harga jual benih bawang merah menjadi lebih tinggi dibanding konsumen. Berdasarkan luas tanam, luas panen dan produksi, maka usahatani bawang merah yang dilaksanakan secara off season atau di luar musim tanam merupakan terobosan baru dan sebagai bukti kontribusi inovasi dalam antisipasi fluktuasi harga dan dampak perubahan iklim. Tujuan kegiatan ini meliputi efisiensi pemupukan dan introduksi varietas untuk mengetahui efisiensi pemupukan bawang merah pada pergiliran tanam di luar musim. Prosedur pelaksanaan kegiatan meliputi koordinasi dengan kelompok tani pelaksana, persiapan lahan, pengadaan sarana produksi (benih dan pupuk), pelaksanaan tanam (olah tanah, pembuatan guludan, penebaran pupuk dasar SP-36, NPK dan pupuk organik, penanaman dan perawatan). Perlakuan varietas meliputi penggunaan varietas lokal Tiron dan Super Biru (faktor pertama). Perlakuan efisiensi pupuk meliputi pengurangan pupuk P-1= cara petani pupuk komplit (100%), P-2= biaya pupuk diturunkan menjadi 63% dan P-3= biaya pupuk diturunkan menjadi 54% (faktor kedua). Kombinasi ada 6 perlakuan, masingmasing diulang 3 kali, contoh pengamatan sebanyak 6 sampel per plot. Disain percobaan menggunakan rancangan acak kelompok secara faktorial. Parameter pengamatan meliputi pertumbuhan agronomi umur 20 HST, 45 HST dan saat panen. Data produksi meliputi berat umbi basah dan kering jual, baik cara ubinan maupun data rumpun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penanaman bawang merah pada musim hujan menggunakan varietas tiron menghasilkan pertumbuhan jumlah anakan dan produksi lebih tinggi dibanding varietas Super Biru. Efisiensi pupuk 37% sampai 46% bagi varietas Tiron dan Super Biru tidak menurunkan produksi. Penanaman bawang merah dengan dosis pupuk SP-36, NPK Mutiara, dan NPK Ponska masingmasing 375 kg/ha ditambah pupuk kandang 12,5 t/ha sangat dianjurkan untuk varietas Super Biru yang ditanam pada musim hujan di tanah sawah dengan nilai B/C sebesar 2,98. Selanjutnya untuk varietas Tiron pada dosis yang sama ataupun tanpa penambahan SP-36 masih memberikan nilai B/C cukup besar (B/C >2,4).
LAST_UPDATED2
 
Joomla Templates by JoomlaVision.com