Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
100 Teknologi
Aplikasi Balitbangtan
Tikus
Proquest
benih jebol

Galeri Foto

Kalender Kegiatan

NOEVENTS

Produksi Bawang Merah Meningkat Dengan Ameliorasi PDF Cetak E-mail
Oleh Suharno   
Jumat, 09 September 2016 09:23

Bawang merah merupakan salah satu komoditas pangan stategis di Indonesia, menurut Bank Indonesia (BI) pada bulan Maret  2016 penyumbang inflasi terbesar berasal dari Bawang Merah.  Sentra produksi bawang merah Daerah Istimewa Yogyakarta terletak di Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul dan sekitarnya. Menurut Kecamatan Sanden Dalam Angka Tahun 2014, produksi bawang merah tertinggi di Desa Srigading mencapai 17.144 kwintal dengan luas panen 154 hektar.

Upaya peningkatan produksi bawang merah, BPTP Yogyakarta melakukan pengkajian bawang merah di lahan pasir terletak di Dusun Tegalrejo Desa Srigading Kecamatan Sanden, Bantul dengan luas 4,5 hektar. Teknologi yang diterapkaan meliputi teknologi ameliorasi dengan menggunakan pupuk organik sebanyak 20 ton per hektar ditambah pupuk urea 150 kg per hektar, 250 kg per hektar, Phospat 75 kg per hektar dan KCl 200 kg per hektar.

Disamping itu, dilakukan pula pengendalian hama dan penyakit melalui beberapa cara meliputi perendaman benih pada suhu 40-500, penggunaan perangkap likat kuning dan likat hijau sejumlah 15 titik per hektar. Sedangkan pengendalian ngengat ulat bawang dengan memasang Feromon exi sebanyak 10 titik per hektar. Pengendalian hama trips, aphids, tungau dan hama lain dengan memasang perangkap lampu (light trap) tenaga surya sejumlah 10 titik per hektar. Guna menekan gulma dan menjaga kelembaban lahan dengan mengintroduksikan penggunaan mulsa plastik.

Hasil panen bawang merah varietas Crok Kuning mencapai 16,06 ton per hektar, varietas Super Biru mencapai 18,92 ton per hektar. Produksi bawang merah dengan penggunaan mulsa plastik menghasilkan produksi lebih tinggi 1-1,5 ton hektar. Sebelumnya produksi bawang merah di Kabupaten Bantul pada musim hujan produksi rata-rata 7,8 ton per hetar, sedangkan pada musim kemarau produksi 10 ton hektar.

LAST_UPDATED2
 
Joomla Templates by JoomlaVision.com
instagram takipçi hilesi hacklink c99 shell Google